PT. Tambi merupakan perusahaan teh yang ada di Wonosobo. PT Tambi merupakan perusahaan Hindia Belanda yang didirikan pada tahun 1865 dengan nama Bagelen Thee & Kina Maatschappi. Setelah kemerdekaan perkebunan ini berpindah tangan ke negara Indonesia. Pada tahun 1954 perkebunAn ini dijual kepada NV Eks Pegawai Perkebunan Negara (PPN) Sindoro Sumbing. NV Eks Pegawai Perkebunan Sindoro Sumbing bekerja sama dengan Pemda Wonosobo untuk mengelola perkebunan tersebut. Dari kerjasama tersebutlah lahir NV Tambi. Kemudian NV Tambi berganti nama menjadi PT Tambi, dan pada tahun 2010,PT Indo Global Galang Pamitra mengakuisisi saham PT Perkebunan Sindoro Sumbing dan mengubah nama menjadi PT Perkebunan Tambi.
Saat ini PT Tambi memiliki luas sekitar 830 hektare dan terdapat 3 UPT yaitu UPT Bedakah, UPT Tanjungsari, dan UPT Tambi. Dan dari teh yang dihasilkan 60% diekspor diluar negeri dan 40 % akan dipasarkan di dalam Negri.
Indonesia merupakan negara penghasil teh terbesar ke 7 di dunia. Untuk menghasilkan teh yang bekualitas, pohon teh perlu melalui proses perawatan yaitu:
- Pembersihan gulma, gulma perlu dibersihkan agar nutrisi yang ada dapat optimal diserap oleh pohon teh.
- Pengendalian hama dan penyakit, hal ini perlu dilakukan agar teh terhindar dari hama seperti ulat dan penyakit seperti cacar daun.
- Pemupukan, pemupukan perlu dilakukan, dengan pupuk alami sekitar 4 bulan sekali dan pupuk kimia hanya sekali setahun untuk menjaga kualitas tanah. Pada proses pemupukan juga terdapat penggemburan tanah.
- Pangkasan, pemmangkasan barang teh perlu dilakukan agar pohon teh tidak tumbuh terlalu besar, pangkasan biasanya dilakukan 4 tahun sekali, dan dalam proses pangkasan juga ada proses menghilangkan lumut pada batang teh.
- Pemetikan, teh dapat dipetik setiap hari baik secara konvensional,setengah konvensional,maupun modern. Selanjutnya teh akan melalui analisis hasil petik baru setelahnya masuk ke pabrik untuk pengolahan lebih lanjut.
Perawatan tersebut perlu dilakukan agar teh yang dihasilkan dapat terjaga kualitasnya, selain itu lingkungan sekitar juga terjaga karena penggunaan pupuk kimia hanya setahun sekali. Selanjutnya adalah proses pengolahan teh di pabrik, secara umum peengolahan teh hitam didalam pabrik terbagi dalam 5 tahapan yaitu:
- Pelayuan.
- Penggilingan.
- Fermentasi.
- Pengeringan.
- Penjenisan.
Itu merupakan tahapan pengolahan teh hitam secara umum. Dan saat ini PT Tambi tidak hanya sebagai perkebunan teh, namun saat ini sudah terdapat Tambi Tea Resort, Tambi resto, dann Museum Tambi yang dapat menjadi objek wisata.
Materi ini disampaikan oleh bapak Ihfad Mudrik pada p5 Rekayasa Teknologi SMA Negeri 1 Watumalang tahun 2025.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar